sporthype.id – Valentino Rossi kembali menjadi sorotan setelah mengetahui tindakannya yang unfollow akun resmi MotoGP di media sosial Instagram dan X. Tindakan ini muncul setelah kemenangan Marc Marquez di MotoGP Italia 2025, yang menimbulkan spekulasi di kalangan penggemar dan pengamat terkait dukungannya terhadap pembalap lain.
Kemenangan Marquez di Mugello tidak hanya menjadi sorotan karena prestasinya, tetapi juga memicu diskusi tentang rivalitas di dalam dunia MotoGP dan bagaimana dampaknya terhadap Rossi dan timnya.
Marc Marquez berhasil menjadi pemenang di MotoGP Italia 2025 di Mugello. Meskipun merayakan kemenangan, Marquez tetap menghadapi protes dari suporter tuan rumah, terutama setelah meraih kemenangan di Sprint Race dan Grand Prix.
Keberhasilan Marquez menambah kompleksitas rivalitas di MotoGP, terutama antara dirinya dan Rossi. Hal ini memicu diskusi tentang posisi Marc Marquez yang kini memimpin klasemen, serta pengaruhnya terhadap Francesco Bagnaia, pembalap dari tim VR46 milik Rossi.
Sejumlah spekulasi muncul mengenai alasan di balik tindakan Rossi yang unfollow akun resmi MotoGP. Beberapa pihak menganggap bahwa ketidakpuasan Rossi terhadap dukungan Ducati yang diberikan kepada Marquez menjadi faktor penting dalam keputusan ini.
Rossi dikenal memiliki hubungan dekat dengan Bagnaia dan kemungkinan merasa khawatir akan dampak dari keberadaan Marquez di tim Ducati. Kondisi ini semakin rumit mengingat Bagnaia tertinggal hingga 110 poin dari Marquez menjelang berlangsungnya MotoGP Belanda 2025.
Sejak pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2021, Valentino Rossi kini berfokus pada kepemilikan tim VR46. Peralihan posisi Pramac menjadi tim satelit resmi Ducati oleh Pertamina Enduro VR46 memperkuat peran Rossi dalam dunia balap motor.
Rossi juga menunjukkan ketertarikan dalam perkembangan MotoGP, terutama setelah adanya akuisisi Dorna oleh Liberty Media. Meskipun tidak lagi balapan, kehadiran Rossi terus menjadi faktor penting dalam kompetisi ini, dan tindakannya di media sosial semakin menambah dinamika yang ada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: