BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:

KANAL

REGIONAL

Kategori Berita
Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 19:20 WIB

Gabriel Batistuta: Penyerang No.9 Sudah Punah di Sepak Bola Modern

Gabriel Batistuta: Penyerang No.9 Sudah Punah di Sepak Bola ModernGabriel Batistuta: Penyerang No.9 Sudah Punah di Sepak Bola Modern

Legenda sepak bola Argentina, Gabriel Batistuta, mengungkapkan bahwa tipe penyerang tradisional dengan nomor punggung sembilan telah menghilang dari sepak bola masa kini. Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri acara drawing Piala Dunia 2026 di Washington, DC.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Klub yang Dikenal Penuh Talenta

Batistuta, yang dikenal sebagai striker papan atas, menekankan bahwa perkembangan permainan telah mengubah peran penyerang di lapangan, mengakibatkan semakin sedikitnya pemain dengan gaya bermain seperti dirinya.

Kehilangan Tipe Penyerang Tradisional

Batistuta menjelaskan, "Sepak bola terus berkembang. Seorang No.9 seperti Batistuta atau (Christian) Vieri sudah tidak ada lagi." Komentar ini menunjuk pada perubahan strategis dalam permainan sepak bola di tingkat elite.

Ia menambahkan bahwa penyerang saat ini tidak sekadar fokus di area kotak penalti. "Penyerang yang berada di sana dan mendominasi area kotak penalti dengan cara tertentu... sekarang sudah berbeda," ujarnya.

Di era permainan modern, pemain penyerang dituntut untuk lebih fleksibel dan adaptif. "Mereka bergerak ke mana-mana, mereka banyak bergerak," tegas Batistuta, mencerminkan karakteristik penyerang masa kini.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Siapkan Kedatangan Kiper Baru Jelang Penutupan Bursa Transfer

Legacy dan Pemeran Utama Sepak Bola Argentina

Gabriel Batistuta dikenal karena prestasi cemerlangnya, mencetak 183 gol dalam 318 pertandingan di Serie A dan menjadi salah satu penyerang paling ditakuti di eranya.

Selama sembilan tahun di Fiorentina, Batistuta menjadi simbol klub tersebut, bahkan diabadikan dengan patung di Stadion Artemio Franchi. Ia selanjutnya berperan penting sebagai mesin gol di AS Roma pada musim 2000-2001, membantu klub meraih gelar Liga Italia.

Di pentas internasional, Batistuta menunjukkan ketajaman dengan mencetak 54 gol dalam 78 pertandingan. Hal ini menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak kedua dalam sejarah Argentina, hanya dikalahkan oleh Lionel Messi.

Situasi Tim Nasional Argentina Terkini

Dalam pembicaraan mengenai tim nasional, Batistuta menyoroti kompetisi antara dua penyerang muda, Lautaro Martinez dan Julian Alvarez. Ia berpendapat bahwa situasi tersebut merupakan tantangan positif bagi pelatih Lionel Scaloni.

"Saya suka mereka berdua. Ini masalah yang bagus untuk Scaloni. Saya tidak tahu bagaimana dia akan membuat pilihan," katanya, mengekspresikan keraguan dalam menentukan pilihan antara kedua pemain tersebut.

Meskipun keduanya memiliki gaya permainan yang mirip, Batistuta meyakini bahwa mereka dapat berkolaborasi di lini depan. "Mereka mungkin bisa bermain bersama, tetapi mereka seharusnya diminta. Dari luar, sepertinya begitu," tutupnya.

Baca juga: Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Gabriel Batistuta: Penyerang No.9 Sudah Punah di Sepak Bola Modern

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!