Manfaat Berjalan Selama 30 Menit untuk Jantung dan Gula Darah
Berjalan selama 30 menit setiap hari terbukti memberikan dampak positif bagi kesehatan jantung dan pengendalian gula darah. Aktivitas fisik ini dapat dilakukan oleh hampir semua kalangan tanpa risiko cedera yang tinggi.
Baca juga: Dominik Szoboszlai Menjadi Penentu Kemenangan Liverpool Melawan Arsenal
Konsistensi dalam beraktivitas sangat penting untuk merasakan manfaat maksimal dari kebiasaan ini. Para ahli merekomendasikan agar semua usia dapat meluangkan waktu untuk berjalan demi kesehatan yang lebih baik.
Jalan kaki terbukti memiliki efek positif yang besar pada kesehatan jantung. Dr. Iwan Wahyu Utomo, AIFO.K, menyatakan, "Kalau dilakukan minimal 30 menit tanpa banyak berhenti, jalan kaki itu membantu meningkatkan kerja jantung dan daya tahan tubuh."
Gerakan yang konstan saat berjalan memungkinkan jantung untuk memompa darah dengan lebih efisien. Selain itu, Dr. Iwan menjelaskan bahwa berjalan dengan kecepatan tinggi akan lebih bermanfaat bagi kesehatan jantung.
Kecepatan yang lebih tinggi dapat mempercepat pembakaran kalori serta meningkatkan ketahanan tubuh. Ini memberikan tambahan manfaat bagi orang yang ingin menjaga kesehatan jantung.
Baca juga: Persib Bandung Siapkan Pengumuman Transfer Thom Haye
Jalan kaki juga berfungsi untuk mengatur tingkat gula darah dalam tubuh. "Aktivitas fisik seperti jalan kaki membantu tubuh menggunakan gula darah sebagai sumber energi, sehingga kadar glukosa tidak menumpuk dalam darah," imbuh Dr. Iwan.
Bagi individu yang jarang berolahraga atau mereka yang sudah didiagnosis diabetes, jalan kaki menjadi pilihan yang aman. Dr. Iwan merekomendasikan untuk memulai dengan durasi 10 menit dan meningkatkannya secara bertahap hingga 30 menit.
Pendekatan ini membantu mempermudah transisi dan memungkinkan tubuh beradaptasi dengan baik terhadap rutinitas baru.
Walaupun kegiatan ini terbilang aman, penting untuk mengenali batasan fisik saat berjalan. Jika mengalami gejala seperti nyeri dada atau sesak napas, Dr. Iwan merekomendasikan untuk segera menghentikan aktivitas.
Menjaga pengalaman berjalan yang rileks juga sangat penting. "Jalan kaki itu bukan cuma soal fisik, tapi juga bikin pikiran lebih tenang," tutupnya.
Hal ini menunjukkan bahwa manfaat dari jalan kaki bukan hanya terletak pada aspek fisik, tetapi juga melibatkan aspek mental yang mendukung kesejahteraan secara keseluruhan.
Baca juga: Olahraga Ringan di Pagi Hari: Memulai Akhir Pekan dengan Energi Positif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: