John Herdman Siapkan Inovasi di Piala AFF 2026 dengan Fokus pada Pemain Muda
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah mempersiapkan strategi unik menjelang Piala AFF 2026. Ia berkomitmen untuk memberi peluang bagi pemain muda dan talenta pelapis meski ada tantangan besar dari izin klub.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Klub yang Dikenal Penuh Talenta
Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung dari 24 Juli hingga 6 Agustus 2026, dan menjadi ajang kedua bagi Herdman setelah serangkaian laga di bulan Maret. Namun, banyak pemain kunci terikat kontrak dengan klub mereka di luar kalender resmi FIFA.
Piala AFF 2026 menjadi ajang yang penuh tantangan bagi John Herdman, khususnya terkait izin bermain pemain yang terikat dengan klub. "Turnamen di bulan Juli dan Agustus adalah sesuatu yang berbeda. Akan sulit untuk membawa pemain tier 1 dan 2, karena mereka punya komitmen kepada klubnya, dan itu di luar kalender FIFA," ucap Herdman dalam konferensi pers di Hotel Mulia, Senayan.
Herdman menekankan bahwa ia tidak akan memaksakan kehadiran pemain-pemain inti yang bermain di luar negeri. Dengan kebijakan ini, Piala AFF 2026 akan dimanfaatkan sebagai platform untuk menguji coba pemain baru yang membutuhkan pengalaman di level kompetisi.
Baca juga: Dominik Szoboszlai Menjadi Penentu Kemenangan Liverpool Melawan Arsenal
Seiring dengan strategi tersebut, Herdman menggarisbawahi pentingnya memiliki basis pemain yang beragam untuk bersaing di kancah internasional. "Jadi, itulah pentingnya memiliki kolam talenta yang luas. Dan, saya pikir turnamen di Agustus yaitu AFF jadi sebuah kesempatan yang bagus untuk saya memahami seberapa dalam kolam talenta yang dimiliki Indonesia," terangnya.
Ia juga menambahkan bahwa Piala AFF merupakan kesempatan bagi pemain yang tidak mendapat kesempatan di periode sebelumnya. "Untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda, namun dengan skala yang jauh lebih besar," tambahnya.
Menggambarkan relevansi Piala AFF, Herdman melihat kesamaan antara turnamen ini dan Gold Cup saat masih melatih Timnas Kanada. "Jadi, saya pikir struktur dari turnamen tersebut sebagai seorang pelatih baru itu sempurna. Anda punya kesempatan untuk menggunakan kolam yang jauh lebih besar," jelasnya.
Dia menekankan, "Kita tidak punya akses untuk mendatangkan Alphonso Davies atau Jonathan David untuk turnamen itu. Anda harus menggunakan pemain lokal dan kolam yang jauh lebih besar. Dan, Anda bisa belajar dan melihat pemain di situasi itu," pungkas Herdman.
Baca juga: Zumba: Tren Olahraga yang Memadukan Hiburan dan Kebugaran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: