Mario Suryo Aji Siap Bertarung di Moto2 2026 Bersama Tim Idemitsu Honda
Kejuaraan Dunia Moto2 2026 akan dimulai dengan 22 seri, melibatkan 14 tim dan 28 pebalap dari berbagai negara, termasuk Mario Suryo Aji dari Indonesia.
Baca juga: Transfer Alexander Isak ke Liverpool: Langkah Strategis The Reds
Sebagai pebalap yang bernaung di bawah PT Astra Honda Motor Indonesia, Mario bersiap menghadapi tantangan di musim ketiganya di kelas Moto2.
Kejuaraan Dunia Moto2 adalah platform bagi pebalap muda untuk menunjukkan bakat mereka dengan harapan melangkah ke MotoGP di masa depan. Pertandingan tahun ini akan berlangsung dari Maret hingga November, menawarkan 22 seri yang beragam.
Moto2 merupakan kelas kedua dalam struktur kejuaraan balapan motor dunia. Sepanjang beberapa tahun terakhir, kelas ini telah melahirkan berbagai pebalap berbakat yang kini bersinar di tingkat tertinggi balapan motor.
Mario Suryo Aji kembali berpartisipasi di kejuaraan ini dengan performa yang menjanjikan. Ia telah menjalin kemitraan yang kuat dengan Idemitsu Honda Team Asia, mempersiapkan diri untuk menampilkan kemampuan terbaiknya di setiap seri.
Baca juga: Timnas Putri Indonesia U-16 Kalah dari Australia di Semifinal Piala AFF Putri U-16 2025
"Saya merasa sangat bersemangat menyambut musim baru ini dan berharap dapat menunjukkan kemampuan terbaik di setiap seri," ucap Mario dalam sebuah wawancara menjelang awal musim.
Keterlibatan Mario di Moto2 diharapkan dapat menginspirasi banyak penggemar balap di tanah air.
Musim 2026 juga diwarnai oleh kemunculan rookie baru yang menarik, seperti Jose Antonio Rueda, juara dunia Moto3 2025. Rueda bergabung dengan tim Red Bull KTM Ajo dan diharapkan menjadi salah satu pesaing tangguh di Moto2.
Tidak hanya Rueda, Angel Piqueras, runner-up Moto3, juga akan bersaing di tim QJMotor-Frinsa-MSi, menambah ketatnya persaingan di kelas menengah ini.
Kedua rookie ini membawa warna baru yang menyegarkan dalam kejuaraan, menjanjikan tontonan menarik bagi penggemar motorsport.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: