Janice Tjen Diundang Berlaga di Mubadala Abu Dhabi Open 2026
Petenis putri asal Indonesia, Janice Tjen, telah resmi mendapatkan wildcard untuk mengikuti Mubadala Abu Dhabi Open 2026 yang berlangsung dari 31 Januari hingga 7 Februari mendatang.
Baca juga: Real Madrid Pertemukan Kembali Manchester City di Liga Champions Musim 2025/2026
Penyelenggara turnamen juga mengumumkan bahwa bintang muda Turki, Zeyneb Sonmez, juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Mubadala Abu Dhabi Open telah mengonfirmasi bahwa Janice Tjen yang berada di peringkat 59 dunia akan bermain di ajang WTA 500 sebagai pemain wildcard. Langkah ini dianggap penting setelah performa baiknya di Australian Open 2026.
Janice mencetak sejarah ketika pertama kali berhasil lolos ke undian utama Grand Slam, mengalahkan unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez, di babak pertama. Namun, di babak kedua, langkahnya terhenti setelah kalah dari mantan peringkat satu dunia, Karolina Pliskova.
Baca juga: Juventus Mengawali Musim Serie A 2025/2026 dengan Kemenangan atas Parma
Direktur turnamen Mubadala Abu Dhabi Open, Nigel Gupta, menjelaskan pentingnya wildcard dalam menampilkan talenta baru dari berbagai negara. 'Wildcard adalah bagian penting dari apa yang membuat Mubadala Abu Dhabi Open istimewa,' ungkap Gupta.
Gupta juga menunjukkan bahwa baik Janice dan Zeyneb memiliki penggemar yang kuat serta kualitas kompetitif yang tinggi, menghadirkan pemain bertalenta dengan pengalaman dan prestasi di WTA Tour.
Janice menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat berpartisipasi dalam Mubadala Abu Dhabi Open. 'Saya sangat senang bisa datang ke Abu Dhabi dan bersyukur atas kesempatan untuk berkompetisi di turnamen tingkat tinggi seperti ini,' ungkapnya.
Ia menekankan bahwa kesempatan ini adalah peluang emas untuk menguji kemampuannya melawan pemain-pemain terhebat di dunia. 'Saya menantikan tantangan ini dan merasakan atmosfer di depan para penggemar,' tambahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: