John Herdman Soroti Pentingnya FIFA Series untuk Persiapan Timnas Menuju Piala Asia 2027
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa partisipasi dalam FIFA Series 2026 sangat krusial untuk mempersiapkan skuad Garuda menjelang Piala Asia 2027.
Baca juga: Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Ia menekankan pentingnya pengembangan pola pikir dan identitas permainan sebagai fondasi tim nasional dalam jangka panjang.
Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah resmi mengonfirmasi bahwa Timnas Indonesia akan berpartisipasi dalam FIFA Series 2026.
Dalam ajang ini, Timnas akan bertanding melawan tiga negara lainnya, yaitu Saint Kitts and Nevis, Kepulauan Solomon, dan Bulgaria. John Herdman menyebut keikutsertaan ini sebagai langkah yang sangat penting untuk membangun arah baru dan memperkuat tim nasional dalam jangka panjang.
Baca juga: Emil Audero Berhasil Memimpin Cremonese Menang atas AC Milan
Herdman menekankan bahwa penanaman pola pikir, standar kerja, dan identitas permainan yang jelas merupakan fondasi utama yang akan dibangun selama proses ini.
Ia menekankan, "Ini awal yang baik. Kami mulai menetapkan pola pikir, standar, kerangka budaya, pendekatan taktik, serta kejelasan peran bagi para pemain." Hal ini menjadi krusial untuk perkembangan tim yang lebih berkelanjutan ke depan.
Menurut Herdman, FIFA Series memberikan panggung penting bagi pemain bertipe satu dan dua, terutama mereka yang bermain di liga-liga terbaik Eropa.
Dengan kesempatan ini, ia bisa melakukan evaluasi terhadap potensi pemain yang tidak terlibat langsung di turnamen, sehingga memberikan peluang bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan.
Herdman menyatakan, "FIFA Series memberi saya sekelompok pemain yang siap bermain dan sangat bersemangat menunjukkan bahwa mereka layak menjadi bagian dari perjalanan menuju Piala Asia dan Piala Dunia."
Baca juga: Miliano Jonathans Siap Bela Timnas Indonesia Setelah Proses Pemindahan Kewarganegaraan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: