Peluang Banding Malaysia di CAS Dikatakan 50:50 oleh Sekjen AFC
Sekretaris Jenderal AFC, Windsor Paul John, menyatakan bahwa Malaysia memiliki peluang 50 persen untuk memenangkan banding di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Ini terkait skandal tujuh pemain naturalisasi yang terlibat dalam manipulasi dokumen.
Baca juga: Janice Tjen Mengakhiri Perjalanan di US Open 2025 setelah Kalah dari Emma Raducanu
Sebelumnya, CAS menangguhkan hukuman FIFA yang dijatuhkan kepada ketujuh pemain Timnas Malaysia, memungkinkan mereka kembali bertanding hingga ada keputusan akhir banding yang dijadwalkan pada tanggal 26 Februari 2026.
Ketujuh pemain yang terlibat dalam skandal ini adalah Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel. Mereka dijatuhi hukuman larangan bermain selama satu tahun oleh FIFA akibat manipulasi dokumen terkait status naturalisasi.
Setelah mendengar keputusan FIFA, Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) mengajukan permohonan penangguhan hukuman kepada CAS. Permohonan ini akhirnya dikabulkan, memberikan harapan kepada FAM untuk membuktikan bahwa tidak ada kesalahan dalam proses naturalisasi yang telah dilakukan.
Baca juga: Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia 2025
Windsor Paul John berpendapat bahwa keputusan CAS untuk menangguhkan hukuman adalah sinyal positif bagi Malaysia. Dalam pengalaman Windsor, CAS jarang mengabulkan permohonan penangguhan dari pihak yang tergugat, sehingga hal ini menjadi konteks berat bagi FAM.
Ia menyatakan, "(Tujuh pemain) meminta penangguhan skorsing dan di CAS sangat susah untuk mengabulkan ini karena persyaratan mendapatkan permohonan penangguhan sangat tinggi." Windsor menekankan bahwa peluang untuk memenangkan banding memang berada di angka 50-50.
Walaupun ketujuh pemain dapat bertanding hingga ada keputusan akhir, Windsor menekankan risiko yang dihadapi. Ia memperingatkan bahwa jika Malaysia gagal dalam banding, dapat berakibat fatal bagi perkembangan sepak bola di negara tersebut.
Ia mengatakan, "AFC ingatkan Malaysia bakal 'dikucilkan' andai kalah banding di CAS," menunjukkan pentingnya hasil akhir yang akan diumumkan pada 26 Februari 2026. Ini menjadi penentu untuk tidak hanya para pemain, tetapi juga posisi FAM dalam mengelola masalah serupa di masa depan.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Perkenalkan Dua Pemain Baru: Federico Barba dan Thom Haye
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: