Insiden Rasisme Vinicius: Tanggapan Kontroversial Mourinho dan Reaksi Kompany
Jose Mourinho menuai kritik tajam setelah mengalihkan perhatian dari insiden rasisme yang menimpa Vinicius Junior dalam pertandingan Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid.
Baca juga: Dominik Szoboszlai Menjadi Penentu Kemenangan Liverpool Melawan Arsenal
Vinicius mengalami perlakuan rasis dari Gianluca Prestianni, gelandang Benfica, selama pertandingan yang membuat suasana menjadi tegang dan mengundang perhatian publik.
Pertandingan Liga Champions yang berlangsung pada 18 Februari 2026 mencatatkan insiden rasisme serius yang melibatkan pemain Brasil, Vinicius Junior. Dalam pertandingan tersebut, Vinicius dikatai dengan istilah monyet oleh Gianluca Prestianni, gelandang Benfica, yang menyebabkan permainan terhenti.
Reaksi Vinicius terlihat jelas saat ia menunjukkan kemarahan akibat perlakuan yang tidak pantas tersebut. Insiden ini bukan hanya mengganggu jalannya pertandingan, tetapi juga mengundang perhatian luas di kalangan penggemar sepakbola dan publik, yang semakin mendesak perlunya penghormatan serta toleransi dalam olahraga.
Baca juga: Manchester United Takluk di Tangan Grimsby Town dalam Piala Liga Inggris
Jose Mourinho, pelatih Benfica, memberikan komentar pasca pertandingan yang mengejutkan banyak pihak. Ia justru menyalahkan Vinicius, menyatakan bahwa selebrasi golnya mungkin telah memicu reaksi dari lawan.
Pernyataan Mourinho tersebut menuai kritik hebat, termasuk dari Vincent Kompany, pelatih Bayern Munich. Kompany berpendapat, 'Usai laga, anda adalah pemimpin organisasi, Jose Mourinho, yang menyerang karakter Vinicius Jr dengan menyinggung selebrasinya untuk mendiskreditkan apa yang sedang dilakukan Vinicius saat ini.'
Vincent Kompany lebih lanjut menekankan bahwa komentar Mourinho merupakan kesalahan besar dalam konteks kepemimpinan. Ia menyatakan, 'Dari segi kepemimpinan, ini adalah kesalahan besar dan sesuatu yang tidak boleh kita terima.'
Kompany menekankan pentingnya tanggung jawab seorang pemimpin dalam sepakbola dan menyampaikan keyakinan bahwa meskipun banyak yang menyukai Mourinho, sikapnya kali ini tidak dapat dibenarkan. 'Semoga hal itu tidak terjadi lagi di masa depan, dan kita bisa maju dan berkembang,' tegasnya.
Baca juga: Olahraga Ringan di Pagi Hari: Memulai Akhir Pekan dengan Energi Positif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: