Insiden Kolapsnya Bek Persijap Saat Pertandingan Melawan Persebaya
Pemain bek Persijap Jepara, Rahmat Hidayat, mengalami kolaps saat pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Super League pada Sabtu malam, 21 Februari 2026.
Baca juga: Real Madrid Pertemukan Kembali Manchester City di Liga Champions Musim 2025/2026
Peristiwa ini terjadi di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, yang menyita perhatian meskipun Persijap mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-1.
Peristiwa terjadi pada menit ke-52, setelah melakukan clearance. Rahmat terlihat jogging saat timnya melakukan serangan balik, namun tiba-tiba mengangkat tangan sebagai tanda masalah kesehatan dan roboh di lapangan.
Tim medis segera merespons situasi tersebut dan mendatangi Rahmat, yang ditidurkan di atas tandu. Beberapa pemain lain berinisiatif membantu dengan mengibaskan jersey ke arahnya.
Ambulans kemudian memasuki lapangan untuk membawa Rahmat ke rumah sakit guna menerima perawatan lebih lanjut. Pertandingan sempat terhenti selama 10 menit sebelum dilanjutkan.
Baca juga: Kylian Mbappe Berperan Penting dalam Kemenangan Real Madrid atas Real Oviedo
Setelah pertandingan, Dokter Tim Persijap Ary Setiawan mengonfirmasi bahwa Rahmat mengalami hipoglikemia dan hipokalemia. "Didiagnosa Rahmat kena hipoglikemia dan hipokalemia," ungkap Ary dalam rilis kepada media.
Ary menjelaskan bahwa tim medis langsung memeriksa kondisi jantung dan saturasi oksigen Rahmat setelah ia kolaps. "Tadi Rahmat sempat black out di lapangan," lanjutnya.
Pemeriksaan lebih lanjut di rumah sakit menunjukkan adanya perbaikan. Ary menambahkan, "Setelah dari rumah sakit, kita evaluasi lagi 24 jam ke depan untuk mengantisipasi case yang lebih parah."
Meskipun insiden itu menciptakan ketegangan, pertandingan dilanjutkan dan berakhir dengan kemenangan Persijap atas Persebaya dengan skor 3-1. Kemenangan ini diwarnai oleh satu kartu merah untuk Rachmat Irianto di menit ke-86.
Kondisi kesehatan Rahmat Hidayat terus dipantau setelah insiden tersebut, mengingat keselamatan pemain adalah prioritas utama. Ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran akan kesehatan atlet di lapangan.
Insiden ini juga mengingatkan tentang pentingnya kesiapan medis dan tindakan cepat dalam situasi darurat di lapangan, terutama pada kompetisi tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: