Persetujuan Partisipasi Iran dalam Piala Dunia 2026 oleh Trump
Gianni Infantino, Presiden FIFA, mengungkapkan bahwa Donald J. Trump, Presiden Amerika Serikat, telah memberikan izin untuk tim nasional Iran berkompetisi di Piala Dunia 2026.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Keputusan ini muncul di tengah ketegangan internasional antara Iran dan Amerika, menjelang dimulainya turnamen yang akan berlangsung kurang dari 100 hari.
Pertemuan antara Gianni Infantino dan Donald J. Trump berlangsung pada Rabu, 11 Maret 2026, berfokus pada persiapan Piala Dunia FIFA yang akan segera digelar.
Di media sosial, Infantino menjelaskan, "Malam ini, saya bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, untuk membahas status persiapan Piala Dunia FIFA mendatang, dan antusiasme yang semakin meningkat menjelang dimulainya turnamen dalam waktu 93 hari."
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Perkotaan
Sebelum keputusan ini, banyak yang meragukan partisipasi Iran di Piala Dunia 2026, terutama karena situasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.
Mehdi Taj, Presiden Federasi Sepak Bola Iran, pernah mengungkapkan keraguannya, "Dengan apa yang terjadi hari ini, serangan oleh Amerika Serikat itu, kecil kemungkinan kami bisa menatap Piala Dunia," menunjukkan ketidakpastian yang mengelilingi tim nasional.
Meskipun adanya konflik, Infantino melaporkan bahwa permintaan tiket untuk Piala Dunia 2026 telah melampaui ekspektasi.
Ia menyatakan, "Dalam empat minggu, kami telah menerima lebih dari 500 juta permintaan tiket. Ini luar biasa," menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap turnamen yang akan datang.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Program Berolahraga Praktis di Rumah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: