Jumat, 26 SEPTEMBER 2025 • 17:38 WIB

Tragedi di Rusia: Atlet Gimnastik Naufal Takdir Al Bari Meninggal Dunia

Author

Tragedi di Rusia: Atlet Gimnastik Naufal Takdir Al Bari Meninggal Dunia

Atlet gimnastik putra Indonesia, Naufal Takdir Al Bari, meninggal dunia pada Kamis, 25 September 2025 saat menjalani pemusatan latihan di Rusia.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp

Keputusan untuk membawa Naufal ke rumah sakit dibuat setelah ia mengalami kecelakaan saat berlatih dan dirawat intensif selama 12 hari.

Kronologi Kejadian

Naufal Takdir Al Bari, seorang atlet muda berbakat, mengikuti program training camp di Rusia bersama tim nasional gimnastik sejak 1 September 2025.

Ia berlatih di The Palace of Sport Training Center Burtasyin, yang didukung oleh Pemusatan Pelatihan Olahraga Nasional Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Selama program latihan, Naufal mengalami kecelakaan yang membuatnya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit G.A. Zakharyin.

Meskipun telah dirawat selama 12 hari di ruang ICU, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Respon Federasi dan Pengurus

Ketua Federasi Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati, mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kehilangan Naufal, yang dikenal sebagai atlet muda berbakat.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Siapkan Kedatangan Kiper Baru Jelang Penutupan Bursa Transfer

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Atlet nasional putra kita Naufal berpulang ke Rahmatullah," ungkapnya.

Ita juga menyatakan Federasi Gimnastik Indonesia akan terus berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Moskow dan pihak-pihak terkait untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar.

"Kami berupaya membawa keluarga Naufal ke Rusia guna mendampingi pemulangan jenazah ke Tanah Air," jelasnya.

Persiapan dan Harapan Masa Depan

Naufal merupakan salah satu atlet yang dipersiapkan untuk tampil di ajang besar seperti 53rd FIG Artistic Gymnastics World Championships 2025 dan SEA Games 2025 di Bangkok.

Ia juga diproyeksikan untuk lolos kualifikasi ke Olimpiade 2028 di Los Angeles, menjadikannya salah satu harapan untuk olahraga gimnastik Indonesia.

Kehilangan Naufal adalah duka mendalam bagi komunitas olahraga, khususnya cabang gimnastik, yang kini kehilangan salah satu talenta terbaiknya.

Federasi Gimnastik Indonesia berkomitmen untuk menjaga semangat dan harapan yang ditinggalkan Naufal, serta mewujudkan impian atlet muda lainnya.

Baca juga: Pentingnya Olahraga untuk Kesehatan Jantung

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU