Luciano Spalletti resmi dilantik sebagai pelatih Juventus pada Kamis malam, menandai langkah baru dalam karirnya yang gemilang.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Perkenalkan Dua Pemain Baru: Federico Barba dan Thom Haye
Kontrak awalnya berdurasi delapan bulan, dengan opsi perpanjangan hingga 2027 tergantung performa timnya di Liga Champions.
Tugas Baru di Juventus
Setelah ditunjuk sebagai pelatih Juventus, Luciano Spalletti menghadapi tantangan berat untuk mengangkat performa tim yang saat ini berada di posisi ketujuh klasemen Serie A.
Dikenal sebagai pelatih berpengalaman, Spalletti diharapkan mampu membawa klub kembali ke jalur kemenangan.
Debutnya bersama Juventus dijadwalkan pada 1 November 2025, ketika tim tersebut akan bertandang ke markas Cremonese.
Dengan sejarah kepelatihan yang panjang dan berbagai kesuksesan, harapannya cukup tinggi bagi pelatih ini.
Kontroversi Tato Napoli
Tato logo Napoli di lengan Spalletti menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar dan media.
Baca juga: Timnas Putri U16 Indonesia Siap Hadapi Semifinal Piala AFF 2025
Ia pernah menyatakan tidak akan melatih klub lain selain Napoli, namun kini ia harus menanggalkan pernyataan tersebut saat bergabung dengan Juventus.
Luciano Moggi, mantan Manajer Umum Juventus, menanggapi kontroversi ini dengan meremehkannya, menyebutnya sebagai 'hal-hal bodoh'.
Beliau menyatakan bahwa pelatih seharusnya profesional dan fokus pada tanggung jawab di klub baru.
Harapan dan Dukungan dari Fans
Kedatangan Spalletti disambut antusias oleh para fan Juventus yang berharap kekuatan dan pengalaman pelatih ini dapat merubah nasib tim.
Beberapa fans bahkan menyarankan agar ia menambahkan tato 'J' di tubuhnya sebagai simbol dukungan.
Terlepas dari kontroversi tato, banyak penggemar yang tetap optimis bahwa Spalletti bisa membawa perubahan positif.
Namun, tantangan untuk merekonfigurasi hubungan emosional ke tim baru pasti tak mudah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: