Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) mengalami kekecewaan setelah banding yang diajukan terkait sanksi kasus naturalisasi ditolak oleh FIFA. Keputusan ini membuat tujuh pemain naturalisasi yang terlibat tetap menghadapi larangan beraktivitas selama 12 bulan.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengguncang Bursa
Dalam pernyataan resmi, FAM menyatakan terkejut dengan keputusan FIFA, yang menganggap ini adalah pengalaman pertama di situasi seperti ini dan berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak para pemainnya.
Detail Sanksi terhadap Pemain Naturalisasi
FIFA menjatuhkan sanksi kepada Malaysia terkait penyampaian data yang dianggap tidak valid mengenai asal usul tujuh pemain naturalisasi. Pemain-pemain tersebut adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomas Garces, Rodrigo Julian Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, dan Hector Alejandro Hevel Serrano.
Klaim yang diajukan oleh Malaysia, yang menyatakan bahwa para pemain tersebut memiliki leluhur dari Malaysia, masih belum terbukti. Sebaliknya, FIFA menemukan bahwa nenek moyang para pemain tersebut berasal dari negara-negara seperti Argentina, Brasil, Belanda, dan Spanyol.
Baca juga: Tips Pencegahan Cedera Saat Berolahraga
Reaksi FAM dan Rencana Tindak Lanjut
Dalam tanggapannya, FAM mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan tersebut. Mereka menegaskan bahwa pengacara dan manajemen mereka sangat terkejut dengan hasil ini dan berkomitmen untuk terus memperjuangkan hak-hak para pemain.
FAM menambahkan, 'Kami akan terus memperjuangkan hak-hak para pemain dan kepentingan sepakbola Malaysia di tingkat internasional.' Hal ini mencerminkan tekad mereka untuk tidak menyerah dalam situasi sulit ini.
Langkah Selanjutnya: Pengadilan Arbitrase Olahraga
Setelah menolak banding di tingkat FIFA, FAM berencana membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Mereka memiliki waktu 10 hari untuk meminta penjelasan mengenai putusan FIFA tersebut.
Lebih lanjut, FAM juga memiliki tenggat waktu 21 hari untuk mengajukan banding ke CAS, dengan harapan dapat membalikkan keputusan yang sudah diambil FIFA.
Baca juga: Miliano Jonathans Siap Bela Timnas Indonesia Setelah Proses Pemindahan Kewarganegaraan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: