Jonatan Christie, pebulutangkis Indonesia, secara resmi memutuskan untuk tidak mengikuti SEA Games 2025. Keputusan ini diambil untuk fokus pada persiapan di BWF World Tour Finals 2025 dan mendukung regenerasi atlet muda.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tak Berhasil Menang di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pernyataan ini disampaikan saat Jonatan di wawancarai di Tangkas Sport Centre pada Rabu, 12 November 2025, di mana ia menekankan pentingnya memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk bersinar.
Prioritas pada Regenerasi Atlet Muda
Dalam penjelasannya, Jonatan mengatakan bahwa absennya ia dari SEA Games 2025 merupakan keputusan yang ditetapkan untuk mendukung regenerasi pebulutangkis muda. Ia berpendapat bahwa SEA Games harus menjadi ajang atlet junior untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Jonatan menyampaikan, "Ya memang dari dulu kan sebenernya SEA Games itu, untuk bulu tangkis regenerasi kan? Dari itu saya setuju banget gitu loh." Pernyataan ini menggambarkan tekadnya untuk memberikan ruang bagi atlet muda.
Ia yakin bahwa memberikan kesempatan kepada generasi muda dapat menjadi langkah penting dalam memajukan bulu tangkis nasional. Jonatan ingin atlet junior memiliki pengalaman kompetisi di level internasional.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Program Berolahraga Praktis di Rumah
BWF World Tour Finals 2025 Sebagai Agenda Utama
Di samping mendukung regenerasi, Jonatan Christie juga fokus pada BWF World Tour Finals 2025. Persaingan waktu antara SEA Games dan World Tour mendorongnya untuk membuat pilihan yang jelas.
Ia menyebutkan, "Saya sempat ngomong, 50-50 nih kan waktu... sebelum Hylo tuh, ini antara World Tour atau enggak nih." Ini menunjukkan betapa pentingnya posisi Jonatan di klasemen World Tour Finals.
Kemenangan di Hylo Open 2025 memberinya peluang lebih untuk tampil di ajang akhir tahun ini. "Mungkin kalau enggak World Tour Finals, saya bisa join," tambahnya, menegaskan pilihan yang diambil.
Komitmen terhadap Kesehatan dan Persiapan
Dalam mengambil keputusan ini, kesehatan dan persiapan fisik Jonatan juga menjadi pertimbangan utama. Ia sadar bahwa untuk berkompetisi di SEA Games, harus berjuang sepenuh hati tanpa ada tekanan berlebih.
Ia menyatakan, "Kita harus bener-bener fight. Nah itu saya enggak tahu, dan saya menjaga untuk di World Tour-nya juga." Hal ini menunjukkan kesadarannya akan pentingnya kondisi fisik dalam performa.
Meskipun tidak berpartisipasi di SEA Games 2025, Jonatan berharap regenerasi yang baik tetap dapat dilakukan dan atlet muda Indonesia dapat bersinar di kancah internasional.
Baca juga: Liverpool Raih Kemenangan Dramatis atas Newcastle di Premier League
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: