Timnas Portugal meraih kemenangan mengesankan dengan mencetak sembilan gol melawan Armenia, meskipun Cristiano Ronaldo tidak dimainkan.
Baca juga: Transfer Alexander Isak ke Liverpool: Langkah Strategis The Reds
Kemenangan telak ini terjadi pada 16 November 2025 dan menandai sejarah baru bagi tim dalam Kualifikasi Piala Dunia.
Dominasi Portugal di Lapangan
Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio do Dragao, Portugal menunjukkan dominasinya dengan serangan yang sangat efektif. Pelatih Fernando Santos memilih menurunkan Goncalo Ramos, Rafael Leao, dan Bruno Fernandes untuk mengisi lini serang, menggantikan posisi Ronaldo yang absen karena kartu merah.
Sepanjang laga, Portugal melakukan 27 percobaan, dengan 13 di antaranya tepat sasaran dan berhasil menghasilkan sembilan gol. Permainan tim yang solid terlihat meski kehilangan salah satu pemain terbaik dunia.
Bruno Fernandes dan Joao Neves menjadi bintang dengan masing-masing mencetak hat-trick. Gol tambahan disumbangkan oleh Renato Veiga, Goncalo Ramos, dan Francisco Conceicao, menunjukkan keberagaman pencetak gol di dalam tim.
Baca juga: Marc Marquez Mikirkan Gelar Juara Dunia MotoGP 2025
Sejarah Kemenangan yang Baru
Kemenangan ini bukan hanya meraih tiga poin, tetapi juga menjadi catatan penting dalam sejarah sepak bola Portugal, menjadi kali kedua mereka mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan kompetitif. Sebelumnya, tim juga pernah mendapatkan hasil serupa saat mengalahkan Luksemburg 9-0 di Kualifikasi Euro 2024.
Ironisnya, Ronaldo juga tidak dapat bermain pada pertandingan melawan Luksemburg karena cedera, yang memunculkan pertanyaan mengenai ketergantungan tim pada sosoknya. Hal ini menunjukkan adanya dinamika baru bagi timnas saat menghadapi tantangan tanpa sang megabintang.
Dengan kemenangan ini, Portugal dipastikan lolos ke Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing secara efektif meski tanpa Ronaldo.
Pendapat Pemain dan Pelatih
Setelah pertandingan, Joao Neves menekankan pentingnya kerja sama tim dengan menyatakan, "Jumlah golnya adalah hasil kerja kolektif kami selama pertandingan dan selama latihan, serta persiapan kami." Ini menunjukkan dedikasi tim untuk mencapai efektivitas dalam menyerang.
Neves juga menambahkan, "Kami sudah sering punya banyak peluang di beberapa pertandingan, tetapi kami tidak pernah berhasil mengonversinya." Pernyataan ini menekankan perlunya perbaikan dalam penyelesaian akhir di masa mendatang.
Melalui performa ini, Portugal membuktikan bahwa mereka tetap mampu tampil dominan meskipun tanpa Cristiano Ronaldo, merefleksikan pertumbuhan tim dalam menghadapi tantangan.
Baca juga: Juventus Mengawali Musim Serie A 2025/2026 dengan Kemenangan atas Parma
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: