Rabu, 17 DESEMBER 2025 • 14:49 WIB

Kekalahan Perdana Jafar dan Felisha di BWF World Tour Finals 2025

Author

Kekalahan Perdana Jafar dan Felisha di BWF World Tour Finals 2025

Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengalami kekalahan pada laga pertama Grup B BWF World Tour Finals 2025 yang berlangsung di Hangzhou, China.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas

Pasangan ganda campuran tersebut ditaklukkan oleh pasangan peringkat satu dunia, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping, dengan skor 18-21 dan 16-21.

Analisis Pertandingan Pertama

Pertandingan yang digelar di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium menunjukkan performa yang cukup ketat di game pertama. Jafar dan Felisha mampu menempel ketat dengan skor 18-19 sebelum kehilangan dua poin beruntun yang membuat mereka kalah.

Di game kedua, Jafar dan Felisha sempat unggul 2-0, namun Feng dan Huang berhasil merebut momentum dengan mencetak enam poin berturut-turut setelah jeda interval. Akhirnya, mereka menutup laga dengan skor 21-16 di game kedua.

Setelah pertandingan, Felisha menyatakan, "Di dua game awal sampai interval sebenarnya kami masih bisa mengimbangi, poinnya juga cukup rapat." Dia mengakui banyak kesalahan yang menyebabkan jarak poin semakin jauh.

Felisha menekankan keinginannya untuk meningkatkan kualitas permainan, mengatakan, "Secara teknik masih banyak yang harus diperbaiki, begitu juga dari power dan fisik. Secara non-teknis juga, seperti fokus dan mental, semuanya harus ditingkatkan."

Persiapan Laga Berikutnya

Setelah pertandingan ini, Jafar dan Felisha harus bersiap menghadapi Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei dari Malaysia pada laga kedua Grup B. Jafar menekankan pentingnya tampil lebih nekat sambil tetap fokus, terutama ketika sudah unggul.

Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat untuk Petinju dalam Meningkatkan Performa

Dia menyatakan, "Poin harus benar-benar dijaga. Fokusnya harus ditingkatkan karena poin bisa kebuang cepat sekali." Meskipun baru saja kalah dari pasangan teratas dunia, rasa optimis masih tertinggal di benak mereka.

Jafar juga mengingatkan pentingnya evaluasi, dengan mengatakan, "Kalau mau tembus ke level atas, ya mau tidak mau harus melewati lawan-lawan seperti mereka." Dia berharap sikap mental juang dapat membantu meraih hasil yang lebih baik di laga berikutnya.

Melawan pasangan Malaysia ini akan menjadi tantangan tersendiri, mengingat setiap poin sangat krusial dalam turnamen level tinggi seperti ini.

Laporan Pertandingan Lainnya

Di pertandingan lainnya pada hari yang sama, Putri Kusuma Wardani mengalami kekalahan dari An Se Young dari Korea Selatan di Grup A. Putri kalah dengan skor 16-21, 21-8, dan 8-21.

Beberapa wakil Indonesia lainnya turut bertanding, termasuk Sabar Karyaman Gutama dan Moh Reza Pahlevi Isfahani yang akan melawan pasangan Malaysia, serta Jonatan Christie yang menghadapi Kunlavut Vitidsarn dari Thailand.

Melihat hasil yang telah diperoleh pada hari pertama, tim Indonesia diharapkan dapat menganalisis performa dan menyesuaikan strategi untuk laga-laga selanjutnya. Hal ini penting agar mereka bisa meraih hasil maksimal di BWF World Tour Finals 2025.

BWF World Tour Finals merupakan ajang penting bagi setiap atlet badminton untuk mengukir prestasi di level internasional.

Baca juga: Olahraga Ringan di Pagi Hari: Memulai Akhir Pekan dengan Energi Positif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU