Jake Paul, petinju dan influencer, kembali menjadi sorotan setelah mengalami kekalahan dari Anthony Joshua di Kaseya Center, Miami. Meski menderita cedera patah rahang, Paul sudah menargetkan lanjut ke mantan juara UFC, Francis Ngannou.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Dua hari pasca kekalahan, Paul langsung merespons peluang pertarungan dengan Ngannou dan menyentil sosok lawannya itu dengan tuduhan kelemahan. Hal ini menandakan bahwa ia tidak ingin berlama-lama dalam bayang-bayang kekalahannya.
Kekalahan Menghantui Jake Paul
Jake Paul harus menerima kenyataan pahit setelah mengalami kekalahan KO di tangan Anthony Joshua di Kaseya Center, Miami. Pertarungan berakhir di ronde keenam akibat pukulan keras yang menyebabkan cedera pada rahangnya.
Kekalahan tersebut tidak hanya mengganggu catatan rekor Paul, tetapi juga mempengaruhi citranya sebagai petinju kelas berat bercita rasa tinggi. Meski berada di titik terendah dalam kariernya, Paul nampaknya bertekad untuk segera bangkit dari keterpurukan ini.
Baca juga: Manchester United dan Manchester City Siapkan Kedatangan Kiper Baru Jelang Penutupan Bursa Transfer
Target Baru: Francis Ngannou
Dua hari setelah kekalahannya, Paul mengalihkan fokusnya dengan menggoda potensi pertarungan melawan Francis Ngannou. Dia mengatakan, 'Saya bilang ke semua orang bahwa saya akan lebih baik dari Francis dan bahwa Francis tidak punya dagu,' yang menunjukkan kepercayaan dirinya meskipun baru saja mengalami kekalahan.
Ngannou, seorang mantan juara UFC yang juga mencoba peruntungannya dalam tinju, belum berhasil meraih kemenangan saat menghadapi Tyson Fury dan Anthony Joshua. Ini menambah bumbu menarik dalam kemungkinan pertemuan antara Paul dan Ngannou.
Antisipasi Pertarungan Yang Mungkin Terjadi
Pertarungan antara Paul dan Ngannou mungkin menjadi salah satu yang paling ditunggu dalam dunia tinju saat ini. Paul dengan nada percaya diri mengekspresikan, 'Francis itu lembek. Saya akan bertarung dengan Francis, Wow. Itu ide yang bagus sebenarnya,' menegaskan keseriusannya menghadapi Ngannou.
Meskipun ada skeptisisme terhadap kemampuan Paul setelah kekalahan sebelumnya, semangat penggemar untuk menyaksikan duel ini terus menguat. Mereka menantikan kejelasan mengenai apakah pertarungan ini akan terealisasi dalam waktu dekat.
Baca juga: Real Madrid Pertemukan Kembali Manchester City di Liga Champions Musim 2025/2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: