Anthony Joshua, mantan juara dunia tinju kelas berat, mengalami luka ringan dalam kecelakaan mobil di Nigeria yang mengklaim nyawa dua anggota timnya.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Tak Berhasil Menang di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Insiden tragis ini terjadi di Jalan Tol Lagos–Ibadan pada 29 Desember 2025, saat kendaraan Joshua menabrak sebuah truk yang sedang parkir.
Detail Kecelakaan dan Kondisi Anthony Joshua
Kecelakaan yang melibatkan SUV yang ditumpangi Joshua terjadi sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Dari keterangan yang diperoleh dari Kepolisian Ogun, Joshua hanya mengalami memar ringan pascakecelakaan ini.
Dua anggota timnya yang meninggal di lokasi kejadian telah diidentifikasi sebagai Sina Ghami, pelatih kekuatan Joshua, dan Kevin Latif Ayodele, pelatih pribadinya. Keduanya adalah teman dekat yang telah bersama Joshua dalam upayanya meraih kesuksesan di dunia tinju.
Juru bicara Kepolisian Negara Bagian Ogun, Babaseyi Boluwatife, menyatakan bahwa Joshua dalam keadaan baik dan merespons perawatan medis yang diberikan. Hal ini memberikan sedikit harapan ditengah kesedihan yang menyelimuti timnya.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Klub yang Dikenal Penuh Talenta
Reaksi dari Pihak Berwenang dan Promotor
Presiden Nigeria, Bola Ahmed Tinubu, memberikan sambutan langsung kepada Joshua dengan menyampaikan belasungkawa atas kehilangan dua rekan dekatnya. Ia menyatakan, "Saya telah berbicara dengan AJ untuk menyampaikan duka cita atas wafatnya dua rekan dekatnya."
Promotor Joshua, Eddie Hearn, juga mengungkapkan rasa duka dan mengapresiasi kontribusi Ghami dan Ayodele. Ia menyebut keduanya sebagai anggota tim luar biasa yang selalu mendukung Joshua selama ini.
Hearn menambahkan bahwa Joshua telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut, menandakan adanya perhatian serius terhadap kesehatan petinju tersebut setelah kecelakaan.
Penelitian Awal Terhadap Penyebab Kecelakaan
Menurut informasi dari Korps Keselamatan Jalan Raya Federal Nigeria, kecelakaan ini terjadi ketika Joshua berusaha menyalip dan menabrak truk yang sedang parkir. Investigasi awal menunjukkan bahwa kendaraan melaju melebihi batas kecepatan dan melakukan manuver menyalip yang berisiko.
Jalan Tol Lagos–Ibadan dikenal sebagai salah satu jalur paling berbahaya di Nigeria dengan catatan kecelakaan yang tinggi. Kecelakaan ini menyoroti pentingnya aspek keselamatan berkendara di jalan yang berbahaya.
Insiden seperti ini menunjukkan betapa pentingnya untuk selalu mematuhi batas kecepatan dan melakukan manuver yang aman saat berkendara, terutama di jalan-jalan dengan risiko kecelakaan yang tinggi.
Baca juga: Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat: Program Berolahraga Praktis di Rumah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: