Indonesia resmi ditetapkan sebagai salah satu tuan rumah FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada Maret mendatang.
Baca juga: Dominik Szoboszlai Menjadi Penentu Kemenangan Liverpool Melawan Arsenal
Ajang ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga sebagai peluang bagi Timnas Indonesia untuk meningkatkan kualitas di pentas global.
Kepercayaan FIFA dan Dampaknya bagi Timnas
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengatakan bahwa kepercayaan FIFA yang diberikan kepada Indonesia adalah kesempatan langka yang perlu dimanfaatkan dengan baik.
Ia menekankan bahwa ajang ini penting untuk menguji kemampuan Timnas Indonesia menghadapi tim dengan gaya permainan yang berbeda.
"Menghadapi tim dari Eropa, Oseania, dan Amerika memberikan variasi gaya bermain yang sangat penting bagi perkembangan tim," ujar Erick Thohir di Jakarta, pada 20 Januari 2026.
Dari sudut pandang pelatihan, turnamen ini diharapkan mampu membangkitkan mental para pemain dan meningkatkan kemampuan teknis mereka.
Baca juga: Drawing Liga Champions 2025-2026 Segera Digelar di Monako
Persaingan di Tingkat Internasional
Timnas Indonesia akan bersaing dengan Bulgaria dari UEFA, Kepulauan Solomon dari OFC, dan St. Kitts and Nevis dari CONCACAF.
Keikutsertaan Timnas dalam turnamen ini juga menandai debut pelatih baru, John Herdman, yang diperkenalkan pada 13 Januari 2026.
Menurut peringkat FIFA terbaru, Indonesia saat ini berada di posisi 122 dunia, sedangkan Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan St. Kitts and Nevis berada di peringkat ke-88, ke-152, dan ke-154.
Struktur dan Skala Turnamen
FIFA Series 2026 akan melibatkan 48 tim nasional yang dibagi ke dalam 12 grup dengan masing-masing grup terdiri dari empat tim.
Turnamen ini akan dilaksanakan pada jendela pertandingan internasional FIFA dari Maret hingga April 2026.
Dengan melibatkan hampir 25 persen dari total 211 Asosiasi Anggota FIFA, ajang ini diharapkan menjadi salah satu kompetisi persahabatan internasional terbesar.
Sebanyak 11 Asosiasi Anggota FIFA telah ditunjuk sebagai tuan rumah, termasuk Rwanda yang menggelar dua grup.
Baca juga: Janice Tjen Mengakhiri Perjalanan di US Open 2025 setelah Kalah dari Emma Raducanu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: