Janice Tjen berhasil maju ke babak kedua tunggal putri Australian Open 2026 setelah mengalahkan Leylah Fernandez, unggulan ke-22 dari Kanada, pada Rabu (21/1).
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Kemenangan ini menandai pencapaian bersejarah bagi Janice, karena ia menjadi petenis putri Indonesia pertama yang meraih kemenangan di Melbourne Park setelah 28 tahun.
Kekalahan di Babak Pertama Ganda
Dalam pertandingan di Court 5 Melbourne Park, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalami kekalahan dari pasangan tuan rumah, Daria Kasatkina dan Arina Rodionova, dengan skor 6-1, 4-6, 4-6.
Kekalahan ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi pasangan ini, yang baru pertama kali berkompetisi bersama di Australian Open.
Sebelumnya, Janice dan Piter telah mencatatkan kesuksesan di Guangzhou Open 2025 dan Hobart International, keduanya di tingkat WTA Tour 250.
Set pertama berakhir dengan dominasi Kasatkina dan Rodionova, namun Janice dan Piter sempat menunjukkan perlawanan di set kedua sebelum akhirnya kalah di set terakhir.
Prestasi di Sektor Tunggal Putri
Meskipun di ganda harus terhenti, Janice Tjen memberikan performa luar biasa di sektor tunggal putri dengan mengalahkan Leylah Fernandez.
Baca juga: Timnas Putri Indonesia U-16 Kalah dari Australia di Semifinal Piala AFF Putri U-16 2025
Pertandingan ini diakhiri dengan skor 6-2, 7-6 (1), yang memastikan tempatnya di babak kedua dan menandai prestasi mencolok bagi kariernya.
Kemenangan tersebut juga mengulangi sejarah yang terakhir dicetak oleh Yayuk Basuki pada tahun 1998, ketika petenis Indonesia terakhir kali meraih kemenangan di Melbourne Park.
Janice mengakui bahwa pertandingan tersebut adalah tantangan besar, mengingat Leylah Fernandez merupakan finalis US Open 2021.
Tantangan di Babak Kedua
Janice Tjen dijadwalkan akan kembali bertanding di babak kedua melawan Karolina Pliskova, mantan petenis tunggal putri nomor satu dunia dari Republik Ceko, pada Kamis (22/1).
Pertandingan ini tidak hanya menjadi sebuah momen penting bagi Janice, tetapi juga peluang untuk meningkatkan profilnya dalam dunia tenis internasional.
Menghadapi Pliskova, Janice perlu mempersiapkan diri dengan baik, mengingat pengalaman dan kemampuan tinggi yang dimiliki oleh lawannya.
Dukungan dari penggemar dan pelatih diharapkan dapat memberi motivasi ekstra bagi Janice untuk menunjukkan performa terbaiknya di lapangan.
Baca juga: Miliano Jonathans Siap Bela Timnas Indonesia Setelah Proses Pemindahan Kewarganegaraan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: