Emil Audero, kiper Cremonese, mengalami cedera akibat pelemparan flare oleh suporter Inter Milan dalam pertandingan Serie A pada 1 Februari 2026.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Taylor Fritz
Kejadian ini menimbulkan dampak serius dengan seorang suporter kehilangan tiga jari setelah flare meledak di dekatnya.
Detail Insiden Pelemparan Flare
Pertandingan antara Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini terlihat memanas ketika pelemparan flare terjadi dari tribun suporter Inter Milan di awal babak kedua.
Ledakan flare tersebut tepat mengenai kotak penalti Cremonese, mengeluarkan kepulan asap dan menciptakan situasi berbahaya bagi para pemain dan penonton.
Emil Audero, yang berdiri di lokasi tersebut, terjatuh akibat ledakan, menyusul keputusan wasit untuk menghentikan permainan sejenak untuk menanggulangi situasi.
Tim medis segera merespon dengan memberikan pertolongan pertama kepada Audero, terlihat luka robek di pahanya serta gangguan pada telinganya akibat suara ledakan.
Respon Emil Audero dan Tim Medis
Walaupun mengalami cedera, Emil Audero menunjukkan dedikasi dengan memutuskan untuk melanjutkan pertandingan setelah mendapatkan perawatan keadaan darurat.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Perkotaan
Keputusan ini mendapat pujian atas profesionalismenya, meski dalam situasi yang sangat berbahaya dan penuh tekanan.
Sumber dari klub menyatakan bahwa kondisi kiper tersebut kini stabil, dan ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tidak ada cedera serius lainnya.
Meskipun ada saran untuk menggantinya, Audero menolak dan memilih untuk tetap bertahan demi tim.
Dampak Hukum dan Tindakan Selanjutnya
Laporan dari La Gazzetta dello Sport mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah mengidentifikasi tersangka yang diduga melempar flare dan rencananya akan segera ditangkap.
Tersangka tersebut merupakan anggota kelompok suporter Inter Milan dan kini dirawat di rumah sakit setelah kehilangan tiga jari akibat ledakan flare.
Insiden ini tidak hanya berdampak pada individu, namun juga bisa menimbulkan konsekuensi bagi Inter Milan, termasuk denda dan pembatasan jumlah suporter saat bertandang.
Dari pihak klub, kemungkinan penutupan sebagian tribun di Stadion Giuseppe Meazza sedang dipertimbangkan untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: