Polisi Cremona telah mengamankan seorang pria berusia 19 tahun terkait kasus pelemparan flare yang mengancam keselamatan kiper Emil Audero pada pertandingan melawan Inter Milan.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Taylor Fritz
Insiden tersebut, yang memaksa pertandingan dihentikan sementara, terjadi di Stadion Giovanni Zini saat Inter Milan meraih kemenangan 2-0.
Detail Insiden Pelemparan Flare
Pada awal babak kedua, kiper Emil Audero terkena lemparan flare yang berasal dari tribun penonton, sehingga pertandingan harus dihentikan untuk memberikan perhatian medis.
Meski insiden ini menciptakan kepanikan di lapangan, beruntung Audero tidak mengalami luka serius dan dapat melanjutkan permainan setelah keadaan kembali normal.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Klub yang Dikenal Penuh Talenta
Penangkapan Pelaku
Pihak kepolisian melakukan penyelidikan cepat menggunakan rekaman video untuk mengidentifikasi pelaku, yang diketahui merupakan anggota kelompok ultras Inter Milan bernama 'No Name'.
Dari penyelidikan ini, pelaku yang mengalami cedera pada jari-jari tangannya berhasil ditangkap, menandakan bahwa penegakan hukum serius dalam kasus ini.
Dampak dan Tindakan Selanjutnya
Sebagai respons terhadap insiden tersebut, Kementerian Dalam Negeri Italia menerapkan sanksi berat kepada Inter Milan, melarang suporter mereka ikut dalam tiga pertandingan tandang di Serie A sampai Maret 2026.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah Italia untuk menjaga keamanan dalam setiap pertandingan serta mendidik para penggemar agar tidak terlibat dalam tindakan berbahaya.
Baca juga: Zumba: Tren Olahraga yang Memadukan Hiburan dan Kebugaran
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: