Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 19:06 WIB

Kontroversi Kartu Merah La Penna yang Mengancam Keselamatan Wasit

Author

Kontroversi Kartu Merah La Penna yang Mengancam Keselamatan Wasit

Wasit Federico La Penna mengalami ancaman kematian setelah membuat keputusan kontroversial di laga Inter Milan melawan Juventus di Serie A 2025-2026. Keputusan pemberian kartu merah untuk Pierre Kalulu menjadi sorotan dan berdampak serius bagi La Penna dan keluarganya.

Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Perkotaan

Pertandingan yang diadakan di Stadion Giuseppe Meazza pada 15 Februari 2026 ini berakhir dengan kekalahan Juventus 2-3. Setelah insiden tersebut, La Penna menerima berbagai pesan ancaman yang menciptakan suasana ketegangan di dunia sepak bola.

Kartu Merah yang Menjadi Sorotan

Pada laga yang berlangsung, La Penna mengeluarkan kartu merah kepada bek Juventus, Pierre Kalulu, di menit-menit akhir pertandingan. Keputusan ini dianggap tidak adil oleh banyak penggemar dan analis karena tidak adanya tinjauan Video Assistant Referee (VAR).

Kartu merah tersebut menyebabkan Juventus harus bermain dengan sepuluh orang, yang berkontribusi langsung terhadap kekalahan mereka dalam laga yang dramatis ini. Situasi ini menambah ketegangan dalam konteks kompetisi yang sudah sangat tinggi.

Baca juga: Persib Bandung Resmi Rekrut Eliano Reijnders dari PEC Zwolle

Tanggapan dari Petinggi Klub dan Ancaman yang Diterima

Setelah pertandingan, berbagai petinggi klub termasuk pelatih Luciano Spalletti mengungkapkan protes atas keputusan La Penna. Mereka sangat kecewa dan menyebut keputusan itu sebagai titik balik yang tidak adil bagi tim mereka.

Seiring dengan meningkatnya protes, La Penna menerima ancaman kematian yang serius, termasuk pesan-pesan kebencian yang membuatnya merasa terancam. Beberapa pesan mengandung kata-kata kasar dan spesifik seperti, 'Aku akan menembakmu', menambah rasa cemas terhadap keselamatannya dan keluarganya.

Reaksi Positif dari Asosiasi Wasit

Menanggapi situasi tersebut, Wakil Presiden Asosiasi Wasit, Francesco Massini, mengutuk tindakan ancaman terhadap La Penna. Massini menilai ini merupakan tindakan yang jauh melampaui batas kesopanan dalam olahraga dan sangat tidak dapat diterima.

Ia kemudian menekankan bahwa wasit seharusnya tidak merasa terancam oleh keputusan yang diambil di lapangan. Asosiasi menjanjikan perlindungan terhadap La Penna dan akan mengkaji langkah-langkah apa yang diperlukan untuk menjamin keselamatannya ke depan.

Baca juga: Laga Uji Coba Timnas Indonesia vs Kuwait Dibatalkan, PSSI Berikan Penjelasan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU