Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, mengungkapkan permintaan maaf terkait perayaan berlebihan setelah kartu merah yang diterima Pierre Kalulu dari Juventus.
Baca juga: Timnas Putri Indonesia U-16 Kalah dari Australia di Semifinal Piala AFF Putri U-16 2025
Insiden ini terjadi dalam laga Derby d'Italia, di mana keputusan wasit memicu berbagai reaksi dari pengamat sepakbola.
Kartu Merah Kalulu dan Kontroversi yang Muncul
Pertandingan antara Inter Milan dan Juventus di Serie A menghadirkan insiden signifikan terkait Pierre Kalulu, yang diusir dari lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Kartu merah ini diberikan setelah Kalulu dinyatakan melakukan pelanggaran terhadap Bastoni.
Keputusan wasit mengenai kartu merah itu menuai kritik dari sejumlah pakar perwasitan di Italia. Banyak yang berpendapat bahwa keputusan tersebut menguntungkan pihak Inter dan menciptakan suasana kontroversial.
Reaksi publik atas selebrasi Bastoni juga menjadi sorotan, di mana beberapa pengamat menilai ia menunjukkan sikap berlebihan setelah insiden tersebut. Hal ini memunculkan dampak negatif yang dapat mempengaruhi atmosfer pertandingan.
Baca juga: Janice Tjen Mengakhiri Perjalanan di US Open 2025 setelah Kalah dari Emma Raducanu
Respons Pierre Kalulu
Pasca insiden, Pierre Kalulu menyatakan bahwa ia tidak ingin memperpanjang pembicaraan mengenai situasi tersebut. Dalam wawancara, ia mengungkapkan, 'Jelas saya sangat kesal setelah insiden itu, tapi lebih baik tidak bicara terlalu banyak, karena kadang itu tidak membantu.'
Kalulu menekankan pentingnya untuk tetap fokus pada pertandingan dan membiarkan orang lain menilai keputusan wasit. Ia menambahkan, 'Saya hanya harus fokus ke lapangan, ada yang lain yang bisa bicara soal hal ini.'
Dengan sikap tenang, Kalulu berharap untuk melupakan insiden itu dan melanjutkan fokusnya pada pertandingan mendatang.
Permintaan Maaf Bastoni
Alessandro Bastoni akhirnya merilis pernyataan permintaan maaf terkait perilakunya selama selebrasi pasca kartu merah Kalulu. 'Saya tidak lihat apa yang dia katakan. Pertandingan sekarang sudah lewat, kami harus melihat ke depan dan tidak memikirkannya lagi,' ungkapnya.
Dalam pernyataan tersebut, Bastoni juga mencatat bahwa ia merasa sangat menyesal mengenai situasi yang terjadi, meskipun ia tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai reaksi terhadap pelanggaran itu.
Permintaan maaf ini mencerminkan kesadaran Bastoni akan dampak dari tindakannya dan keinginannya untuk menjaga hubungan baik di antara pemain, terutama dalam situasi intens seperti Derby d'Italia.
Baca juga: Mengisi Akhir Pekan dengan Olahraga dan Perawatan Diri
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: