Matheus Cunha, pemain Manchester United, memberikan tanggapan tegas mengenai nazar seorang suporter untuk memotong rambut jika timnya meraih kemenangan beruntun. Ia menilai bahwa pencapaian poin yang lebih penting daripada mempermasalahkan potongan rambut.
Baca juga: Olahraga Low Impact: Solusi Ideal Bagi Pemula
Cunha mengatakan, 'Orang-orang lebih khawatir tentang mengejar lima kemenangan karena masalah potong rambut itu daripada memikirkan 15 poinnya.' Dengan pernyataan ini, ia menekankan fokus tim seharusnya pada raihan poin dalam kompetisi.
Reaksi Cunha terhadap Nazar Suporter
Dalam sebuah konferensi pers, Cunha ditanya mengenai nazar pendukung Manchester United, Frank Illet. Illet berikrar akan memotong rambutnya jika timnya meraih lima kemenangan beruntun di Liga Inggris.
Selama lebih dari 18 bulan, Illet tidak memangkas rambutnya dan berharap timnya dapat memenuhi syarat tersebut untuk meraih kesuksesan.
Baca juga: Eliano Reijnders Bergabung dengan Persib Bandung pada Bursa Transfer Musim Panas
Pentingnya Poin dalam Kompetisi
Cunha menjelaskan, 'Orang-orang lebih khawatir tentang mengejar lima kemenangan karena masalah potong rambut itu daripada memikirkan 15 poinnya.' Ia lebih memilih agar timnya fokus pada perolehan 15 poin tersebut.
Ia menegaskan bahwa untuk memperbaiki posisi tim di klasemen, fokus utama harus tetap pada pencapaian maksimal di setiap pertandingan.
Tekanan dan Motivasi Tim
Cunha menyebutkan bahwa meskipun nazar Illet sering dibahas di ruang ganti, hal tersebut tidak memberikan motivasi tambahan bagi tim. 'Kami kadang membicarakannya, tetapi itu tidak terlalu memotivasi kami,' ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya menghilangkan tekanan dari masalah ini agar tim dapat menikmati permainan sepak bola di musim ini.
Baca juga: Emil Audero Berhasil Memimpin Cremonese Menang atas AC Milan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: