Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks, mengalami berbagai kesulitan bersama Borussia Monchengladbach di Liga Jerman. Klub asal Jerman ini saat ini terjebak di peringkat bawah, dengan statistik permainan yang tidak memuaskan.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Dalam 23 pertandingan yang dilakoni, Monchengladbach hanya berhasil meraih lima kemenangan serta tujuh imbang dan sebelas kekalahan. Timnya belum meraih kemenangan dalam tujuh laga terakhir, mengancam posisinya di klasemen.
Kondisi Terkini Borussia Monchengladbach
Saat ini, Borussia Monchengladbach berada di papan bawah Liga Jerman, tepatnya di peringkat ke-14. Mereka tertinggal tipis dari zona degradasi yang diisi oleh Heidenheim, Bremen, dan St. Pauli.
Tim ini hanya mencatatkan lima kemenangan, tujuh imbang, dan sebelas kekalahan. Mereka mendekati tujuh laga tanpa kemenangan yang semakin menyulitkan posisi mereka dalam klasemen.
Borussia Monchengladbach akan berupaya bangkit dalam pertandingan melawan Union Berlin yang akan berlangsung di Stadion Borussia Park pada Sabtu (28/2). Hasil buruk yang tengah dialami harus segera diakhiri agar tidak terjerembab lebih dalam.
Baca juga: Transfer Alexander Isak ke Liverpool: Langkah Strategis The Reds
Pernyataan Kevin Diks Mengenai Musim Ini
Kevin Diks mengakui perjalanan yang dihadapinya bersama Monchengladbach tidaklah mudah. Meskipun ia mendapat banyak kesempatan bermain, hasil tim masih jauh dari harapan.
"Bisa dibilang, musim ini berliku-liku. Kami tidak memulai musim dengan baik, lalu kami mengalami periode yang sangat kuat. Saat ini, hasil positif kembali mengering," ungkapnya di laman resmi klub.
Diks menegaskan, meskipun secara pribadi ia merasa baik dengan banyaknya kesempatan bermain, timnya tetap perlu meraih hasil yang lebih baik untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Konsistensi dan Harapan Jelang FIFA Series 2026
Menjelang FIFA Series 2026, Diks menggarisbawahi bahwa konsistensi adalah kunci untuk mengatasi kondisi sulit saat ini. Ia menyatakan pentingnya eksekusi skema yang telah dirancang oleh pelatih.
"Konsistensi adalah kuncinya. Kita harus melakukan segala sesuatunya dengan benar dan mengeksekusinya dengan rapi, minggu demi minggu, jika kami ingin membalikkan keadaan," ujar Diks.
Dengan pertandingan yang krusial di depan, Diks berharap tim dapat segera memperoleh hasil positif. Ia juga menanti panggilan dari pelatih John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Baca juga: Marc Marquez Mikirkan Gelar Juara Dunia MotoGP 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: