Selasa, 03 MARET 2026 • 12:42 WIB

Tottenham Terima Sanksi UEFA Akibat Insiden Rasis di Liga Champions

Author

Tottenham Terima Sanksi UEFA Akibat Insiden Rasis di Liga Champions

UEFA telah menjatuhkan sanksi kepada Tottenham Hotspur setelah insiden perilaku rasis oleh pendukungnya saat pertandingan melawan Eintracht Frankfurt. Pertandingan tersebut berlangsung pada 28 Januari dan berakhir dengan kemenangan Spurs, tetapi perilaku di tribun mengganggu momen tersebut.

Baca juga: Janice Tjen Cetak Sejarah di US Open 2025 dengan Mengalahkan Veronika Kudermetova

Sanksi mencakup denda finansial dan larangan penjualan tiket tandang, sebagai respons terhadap tindakan tidak terpuji ini. Denda yang dikenakan mencapai 30.000 euro atau sekitar Rp500 juta, menunjukkan keseriusan UEFA dalam menangani isu diskriminasi.

Denda dan Larangan Tiket untuk Tottenham

Sanksi yang diberikan oleh UEFA merupakan respons terhadap "perilaku rasial dan/atau diskriminatif dari para pendukung" Tottenham. Dengan denda mencapai 30.000 euro, klub juga harus menghadapi larangan menjual tiket tandang yang bersifat ditangguhkan selama satu tahun.

Larangan ini memberikan peringatan kepada Tottenham, karena jika terjadi pelanggaran serupa dalam masa percobaan, sanksi dapat segera dijalankan. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya UEFA dalam menangani isu rasisme di dunia sepak bola.

Baca juga: Proses Naturalisasi Calon Pemain Timnas Indonesia Sudah Masuk ke DPR

Respons Manajemen Tottenham

Manajemen Tottenham merespons insiden ini dengan cepat. Mereka mengidentifikasi tiga individu yang terlibat dalam insiden rasis tersebut dan memberikan larangan masuk stadion tanpa batas waktu.

Dalam pernyataan resmi, klub menekankan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai dan identitas Tottenham, menyebut perilaku itu sebagai sesuatu yang "memuakkan". Mereka menegaskan komitmen untuk melawan segala bentuk diskriminasi dan menjaga citra positif di sepak bola.

Keseriusan UEFA dalam Menangani Rasisme

UEFA menunjukkan sikap tegas terhadap isu rasisme, yang sampai saat ini masih menjadi masalah di sepak bola Eropa. Beberapa musim belakangan, UEFA secara rutin mengeluarkan sanksi yang kuat bagi klub-klub yang terlibat dalam insiden seperti ini.

Dari denda besar hingga penutupan tribun dan larangan kehadiran suporter tandang, UEFA terus memantau perilaku pendukung. Insiden ini menjadi pengingat penting bagi klub-klub besar untuk menjaga sikap suporter mereka agar tidak mencemari reputasi di kancah internasional.

Baca juga: Kylian Mbappe Berperan Penting dalam Kemenangan Real Madrid atas Real Oviedo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU