sporthype.id – Liverpool mengambil langkah mulia dengan membayarkan sisa gaji Diogo Jota kepada keluarganya setelah sang pemain meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil di Spanyol.
Keputusan ini muncul sebagai bentuk dukungan klub terhadap istri dan tiga anak Jota yang ditinggalkan setelah tragedi tersebut.
Pada Kamis (3/7/2025), Diogo Jota dan adiknya, Andre Silva, mengalami kecelakaan tragis di kilometer 65 jalan tol A-52 di Spanyol. Kecelakaan terjadi saat kendaraan yang mereka tumpangi mengalami pecah ban dan kemudian tertabrak hingga terbakar.
Saksi mata melaporkan bahwa api cepat melahap mobil mereka, sehingga tidak ada yang bisa diselamatkan. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola, di mana banyak ucapan belasungkawa berdatangan dari berbagai pihak.
Jenazah Jota dan Silva dimakamkan di kampung halaman mereka di Gondomar, Portugal, dengan pemakaman dihadiri oleh banyak rekan seprofesi dari klub sepak bola yang berbeda.
Liverpool mengumumkan akan membayar sisa gaji Diogo Jota kepada keluarganya, yang masih memiliki dua tahun kontrak tersisa hingga 2027 dengan nilai total mencapai 14,56 juta poundsterling atau sekitar Rp322,4 miliar.
Keputusan ini diambil agar istri Jota, Rute Cardoso, dapat menghidupi ketiga anak mereka pasca kepergian suaminya. Klub menunjukkan komitmen yang kuat terhadap keluarga pemain, terutama dalam situasi yang begitu sulit.
Banyak fans dan pengamat sepak bola memberikan respons positif terhadap tindakan Liverpool ini, menyebutnya sebagai contoh nyata solidaritas dan kepedulian dalam komunitas sepak bola.
Diogo Jota mendapatkan penghormatan yang meluas setelah berita duka mengenai kepergiannya. Salah satu penghormatan datang dari band Oasis, yang dalam konser di Cardiff’s Principality Stadium memainkan lagu ‘Live Forever’ sambil menampilkan foto Jota mengenakan jersei nomor 20 dari Liverpool.
Tindakan ini dianggap menyentuh dan memperlihatkan dampak kehilangan seorang atlet berbakat. UEFA dan FIFA juga meminta pengheningan cipta sebelum pertandingan di ajang Piala Euro Wanita 2025 dan Piala Dunia Klub 2025 sebagai bentuk penghormatan kepada Jota.
Penghormatan dan dukungan ini menunjukkan seberapa besar kontribusi Jota terhadap dunia olahraga dan bagaimana kehilangan tersebut dirasakan di tingkat global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: