Ketertarikan Robin Kelder untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia U-23
Pemain keturunan Indonesia, Robin Kelder, baru-baru ini menjadi sorotan setelah pertemuannya dengan pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, di Belanda.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia dan Siap Perkuat Timnas
Pertemuan ini memunculkan spekulasi apakah Kelder akan dinaturalisasi untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia U-23.
Dilansir dari akun Instagram @nusantara.ballers, pertemuan antara Robin Kelder dan Gerald Vanenburg berlangsung di Belanda, di mana Vanenburg didampingi pelatih Timnas Indonesia U-20, Frank Kempen.
Selama pertemuan tersebut, mereka tidak hanya berbincang, tetapi juga mengamati penampilan Kelder yang saat ini bermain untuk FC Groningen U-21.
"Robin Kelder (DMF/CB/20/FC Groningen U-21) dipantau oleh pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, yang ditemani oleh pelatih Timnas Indonesia U-20, Frank Kempen," tulis akun tersebut.
Kelder mempunyai darah Indonesia melalui ayahnya, dan neneknya lahir di Jakarta. Ia mengungkapkan kesiapan untuk membela Timnas Indonesia dalam wawancara dengan Yussa Nugraha.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Perkotaan
Kedatangan Vanenburg dan Kempen untuk memantau Kelder menarik perhatian netizen dan publik sepak bola Indonesia. Banyak yang bersuara tentang harapan agar Kelder tidak dinaturalisasi.
Sebuah komentar di media sosial mengatakan, "Dipakai enggak entar? Kualifikasi Piala Asia U-23 aja yang diaspora cuma Dion Markx. Alhasil ancur," yang menunjukkan keraguan terhadap penggunaan pemain yang dinaturalisasi.
Seorang netizen lainnya berpendapat, "Tolong untuk kelompok umur enggak usah naturalisasi tolong banget, kasian karirnya," yang merefleksikan keprihatinan mengenai dampak dinaturalisasi terhadap karier pemain muda.
Meskipun ada pro dan kontra, potensi Kelder untuk dinaturalisasi tetap terbuka mengingat latar belakang keluarganya. Dia masih berusia 20 tahun dan bermain sebagai gelandang bertahan atau bek tengah, menjadikannya aset menarik bagi tim nasional.
Keputusan terkait dinaturalisasi Robin Kelder sangat bergantung pada kinerja dan progres terbarunya di klub. Dengan usia muda, dia memiliki waktu untuk berkembang sebelum mengambil langkah besar.
Kemampuan Kelder bermain di berbagai posisi menjadi nilai tambah saat mempertimbangkan aksesnya ke tim nasional. Pengamatan dari pelatih timnas menandakan minat serius dari pihak pengelola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: