Dampak dan Evolusi Estetika di Kalangan Anak Muda pada Era Digital
Dalam era digital saat ini, estetika menjadi nilai yang sangat dijunjung oleh kalangan anak muda, mempengaruhi penampilan dan interaksi sosial mereka di berbagai platform media sosial.
Baca juga: Transfer Alexander Isak ke Liverpool: Langkah Strategis The Reds
Namun, standar kecantikan yang sering kali tidak realistis dapat menimbulkan tekanan psikologis dan perilaku berisiko pada generasi muda.
Sejak munculnya media sosial, seperti Instagram dan TikTok, konsep estetika telah mengalami perubahan signifikan. Platform-platform ini menjadi wadah bagi anak muda untuk mengekspresikan diri, namun juga menciptakan standar kecantikan yang sering kali tidak realistis.
Standar ini dipengaruhi oleh influencer dan selebritas yang memiliki pengikut besar. Studi menunjukkan bahwa 70% anak muda merasa tertekan untuk memenuhi ekspektasi kecantikan yang ditetapkan oleh media sosial.
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Sumbangkan Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Obsesif terhadap estetika dapat mengakibatkan dampak psikologis yang serius, termasuk kecemasan dan depresi. Menurut lembaga kesehatan mental, 40% remaja menunjukkan tanda-tanda depresi ketika merasa tidak memenuhi standar kecantikan yang berlaku.
Tekanan untuk tampil sempurna mengarah pada perilaku berisiko, seperti penggunaan produk pemutih kulit yang tidak aman. Orang tua dan pendidik diharapkan memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai arti keindahan yang lebih luas, tidak terikat pada satu standar sempit.
Industri mode dan kecantikan mulai memperkenalkan keberagaman dalam pemasaran, dengan kampanye yang merayakan semua jenis wajah, bentuk tubuh, dan warna kulit. Upaya ini mulai menunjukkan hasil positif di pasaran.
Banyak merek kini menampilkan model dengan berbagai ukuran dan warna, membuktikan bahwa kecantikan tidak harus seragam. Seorang pakar pemasaran menekankan bahwa 'Konsumen saat ini lebih cenderung berbelanja pada merek yang berdiri di atas nilai keberagaman.'
Baca juga: Marc Marquez Mikirkan Gelar Juara Dunia MotoGP 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: