Mengungkap Manfaat Berjalan Sejauh 10 Ribu Langkah: Fakta dan Keberagaman
Jalan kaki sejauh 10 ribu langkah setiap harinya telah menjadi perbincangan hangat di masyarakat terkait manfaat kesehatan dan kebugarannya.
Baca juga: Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Artikel ini mengeksplorasi dasar ilmiah yang mendukung klaim bahwa jumlah langkah ini dapat meningkatkan kesehatan secara signifikan.
Konsep berjalan sejauh 10 ribu langkah per hari pertama kali dikenalkan pada tahun 1960-an dengan munculnya pedometer bernama 'manpo-kei' di Jepang. Istilah 'manpo' berarti seribu dan 'kei' berarti alat ukur, sehingga memunculkan angka 10 ribu langkah yang mudah diingat.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mencapai 10 ribu langkah dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit kronis. Namun, angka ini sering dianggap sebagai panduan ketimbang keharusan yang mutlak.
Dari sejumlah studi, ditemukan bahwa sekitar 7.500 langkah per hari sudah cukup untuk memberikan manfaat kesehatan yang signifikan, termasuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan metabolisme. Hal ini menunjukkan bahwa menetapkan 10 ribu langkah bukanlah patokan yang wajib diikuti.
Baca juga: Emil Audero Berhasil Memimpin Cremonese Menang atas AC Milan
Berjalan kaki merupakan aktivitas sederhana yang dapat membantu mengurangi berat badan serta menjaga postur tubuh yang baik. Selain itu, kegiatan fisik ini juga berdampak positif terhadap kesehatan mental dengan mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.
Menurut penelitian yang diterbitkan dalam 'Journal of Clinical Psychiatry', aktivitas fisik seperti berjalan dapat meringankan gejala depresi. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk mengintegrasikan lebih banyak aktivitas fisik dalam rutinitas sehari-hari mereka.
Tidak hanya memengaruhi kesehatan tubuh, berjalan kaki juga berkontribusi pada kesehatan otak. Aktivitas ini dilaporkan dapat meningkatkan fungsi kognitif dan memori, dengan peningkatan aliran darah ke otak.
Banyak orang beranggapan bahwa jalan kaki sebanyak 10 ribu langkah setiap hari adalah satu-satunya cara untuk memperoleh manfaat kesehatan. Pandangan ini keliru karena aktivitas fisik lain pun memiliki efek yang serupa.
Kualitas langkah juga penting untuk diperhatikan. Berjalan dengan kecepatan tinggi atau di medan yang menantang dapat memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan sekadar menghitung jumlah langkah saja.
Menjaga aktivitas fisik tidak harus bergantung pada angka tertentu. Penting bagi individu untuk menyesuaikan aktivitas fisik sesuai dengan kemampuan dan kondisi kesehatan masing-masing.
Baca juga: Persib Bandung Resmi Perkenalkan Dua Pemain Baru: Federico Barba dan Thom Haye
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: