BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:

KANAL

REGIONAL

Kategori Berita
Selasa, 06 JANUARI 2026 • 19:17 WIB

Mengatasi Nyeri Otot Setelah Berolahraga: Memahami Penyebab dan Solusinya

Mengatasi Nyeri Otot Setelah Berolahraga: Memahami Penyebab dan SolusinyaMengatasi Nyeri Otot Setelah Berolahraga: Memahami Penyebab dan Solusinya

Setelah berolahraga, rasa nyeri pada bagian tertentu tubuh sering kali menjadi pengalaman umum. Fenomena ini dikenal sebagai Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) dan dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Transfer Alexander Isak ke Liverpool: Langkah Strategis The Reds

Penting untuk memahami penyebab di balik DOMS agar kita dapat berolahraga dengan lebih bijak. Penyakit ini biasanya muncul 24 hingga 48 jam setelah latihan dan berhubungan dengan proses pemulihan otot.

Apa Itu Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS)?

Delayed Onset Muscle Soreness, atau DOMS, adalah reaksi tubuh yang umum terjadi setelah melakukan aktivitas fisik intensif. Gejala ini meliputi rasa nyeri, kaku, dan ketidaknyamanan pada otot.

Menurut Dr. Andrew Jones, seorang ahli olahraga, "DOMS biasanya terjadi akibat kerusakan mikroskopis pada serat otot, yang memicu proses penyembuhan." Proses ini merupakan bagian dari adaptasi tubuh yang membuat otot lebih kuat.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Siapkan Kedatangan Kiper Baru Jelang Penutupan Bursa Transfer

Mengapa Nyeri Ini Bisa Terjadi?

Beberapa faktor dapat menyebabkan nyeri setelah olahraga, termasuk intensitas dan jenis aktivitas fisik. Ketika menghadapi beban yang lebih berat dari biasanya, otot perlu beradaptasi, yang sering kali mengakibatkan nyeri.

Selain itu, kurangnya pemanasan sebelum berolahraga dapat meningkatkan risiko terjadinya DOMS. Otot yang tidak siap mengalami stres fisik cenderung lebih rentan terhadap cedera.

Bagaimana Mengurangi Rasa Nyeri Setelah Olahraga?

Ada beberapa cara untuk meredakan rasa nyeri ini, salah satunya dengan melakukan pemanasan yang baik sebelum berolahraga. Pendinginan setelah aktivitas fisik juga berkontribusi pada pengurangan ketegangan otot.

Mengonsumsi makanan kaya protein pasca-olahraga, seperti telur atau daging tanpa lemak, dapat mempercepat proses pemulihan otot. "Makanan yang kaya akan nutrisi dapat memperbaiki jaringan otot dan mengurangi rasa sakit," jelas Dr. Jones.

Baca juga: Kiper Timnas Emil Audero Memimpin Kemenangan Perdana Cremonese di Serie A

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengatasi Nyeri Otot Setelah Berolahraga: Memahami Penyebab dan Solusinya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!