Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, memberikan tanggapan resmi terkait keputusan Komite Olimpiade Internasional (IOC) yang melarang Indonesia menjadi tuan rumah event olahraga internasional.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Larangan ini muncul setelah Indonesia membatalkan pemberian visa untuk tim Israel yang dijadwalkan tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta.
Keputusan IOC dan Dampaknya
Dewan Eksekutif IOC mengeluarkan pernyataan resmi pada 22 Oktober 2025 yang menyerukan federasi-federasi olahraga internasional untuk tidak mengadakan ajang olahraga di Indonesia.
Larangan ini mengakibatkan Indonesia tidak dipertimbangkan sebagai lokasi penyelenggaraan acara-acara bergengsi, termasuk Olimpiade dan Olimpiade Remaja.
Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah Indonesia mengumumkan pembatalan visa untuk delegasi tim Israel. Hal ini menjadi perhatian besar menyangkut masa depan Indonesia sebagai tuan rumah event internasional.
Baca juga: Tips Pencegahan Cedera Saat Berolahraga
Dasar Hukum Kebijakan Pemerintah
Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa keputusan ini memiliki dasar hukum yang jelas dan sejalan dengan prinsip kenegaraan, merujuk pada Undang-Undang Dasar 1945.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini selaras dengan ketentuan hukum yang berlaku, mengingat posisi diplomatik Indonesia yang tidak menjalin hubungan resmi dengan Israel.
'Langkah ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,' ungkapnya, menegaskan pentingnya keamanan dan ketertiban umum selama acara olahraga.
Komitmen Terhadap Pengembangan Olahraga Nasional
Walaupun di tengah keputusan IOC tersebut, Menpora menegaskan bahwa pemerintah tetap berfokus pada pengembangan olahraga nasional.
Ia menyampaikan rencana Kemenpora untuk memperkuat cabang olahraga prioritas dan membangun fasilitas latihan di dalam negeri.
'Kemenpora dan Pemerintah tetap berkomitmen mempersiapkan blueprint pembangunan olahraga nasional,' ujarnya, menunjukkan ambisi Indonesia di kancah olahraga internasional.
Baca juga: Marc Marquez Mikirkan Gelar Juara Dunia MotoGP 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: