Kopi telah lama dikenal sebagai minuman yang meningkatkan kewaspadaan, dan kini perannya dalam olahraga semakin menarik perhatian banyak kalangan. Penelitian menunjukkan bahwa kafein dalam kopi dapat memberikan manfaat signifikan bagi para atlet.
Baca juga: Putri Kusuma Wardani Sumbangkan Medali Perunggu di Kejuaraan Dunia BWF 2025
Dalam konteks olahraga, kafein berfungsi sebagai stimulan yang dapat meningkatkan daya tahan serta kekuatan otot. Hal ini mendorong banyak atlet untuk mengintegrasikan kopi ke dalam rutinitas latihan mereka.
Dampak Kafein dalam Aktivitas Fisik
Kafein dalam kopi bekerja dengan memengaruhi sistem saraf pusat yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa lelah. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein sebelum latihan dapat meningkatkan waktu respons dan kekuatan fisik.
Sebuah studi dalam jurnal 'Sports Medicine' menyatakan bahwa kafein dapat membantu meningkatkan performa aerobik dengan mengoptimalkan metabolisme lemak. Hal ini memungkinkan atlet untuk menggunakan lemak sebagai sumber energi, sehingga memperpanjang waktu latihan sebelum kelelahan terjadi.
Baca juga: Emil Audero Berhasil Memimpin Cremonese Menang atas AC Milan
Waktu dan Dosis yang Tepat
Menentukan waktu dan dosis kafein yang tepat menjadi faktor penting untuk mendapatkan manfaat maksimal dari kopi. Konsumsi kafein sebaiknya dilakukan sekitar 30 hingga 60 menit sebelum aktivitas fisik.
Dosis yang umum dianjurkan berkisar antara 3 hingga 6 mg per kilogram berat badan. Namun, setiap individu dapat memiliki toleransi yang berbeda terhadap kafein, sehingga penting untuk melakukan percobaan untuk menemukan dosis optimal yang sesuai.
Kopi dan Kinerja Atlet Profesional
Banyak atlet profesional kini menjadikan kopi sebagai bagian dari rutinitas mereka. Banyak dari mereka melaporkan bahwa konsumsi kopi membantu mereka dalam meningkatkan konsentrasi dan daya tahan selama pertandingan.
Misalnya, penelitian oleh University of Birmingham menemukan bahwa kafein dapat memberikan keuntungan kompetitif dalam bentuk peningkatan kinerja lari sejauh dua persen. Ini menjadi alasan mengapa kopi sering dianggap sebagai 'suplemen alami' yang berperan penting dalam dunia olahraga.
Baca juga: Kekalahan Manchester City atas Tottenham: Awal Musim yang Buruk
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: