Kamis, 27 NOVEMBER 2025 • 14:22 WIB

Kamboja Mundur dari Sepak Bola SEA Games 2025, Ini Dampaknya bagi Timnas U-22 Indonesia

Author

Kamboja Mundur dari Sepak Bola SEA Games 2025, Ini Dampaknya bagi Timnas U-22 Indonesia

Kamboja secara resmi mengumumkan pengunduran diri dari cabang olahraga sepak bola pada SEA Games 2025 yang akan berlangsung di Thailand, menjadikannya salah satu keputusan paling mengejutkan dalam edisi kali ini.

Baca juga: Manchester United dan Manchester City Siapkan Kedatangan Kiper Baru Jelang Penutupan Bursa Transfer

Keputusan ini dipicu oleh isu keamanan yang dihadapi Kamboja terkait ketegangan politik di wilayah perbatasan, yang berdampak pada peserta lainnya, termasuk Timnas U-22 Indonesia.

Latar Belakang Pengunduran Diri Kamboja

Pada Rabu, 26 November 2025, Komite Olimpiade Kamboja mengirimkan surat resmi kepada penyelenggara SEA Games yang menyatakan pengunduran diri mereka dari cabang olahraga sepak bola.

Ketegangan politik di wilayah perbatasan antara Kamboja dan Thailand menjadi faktor utama di balik keputusan ini, yang membuat negara tersebut menarik partisipasi dari beberapa cabang olahraga.

Dalam surat tersebut, Kamboja juga menyatakan bahwa penarikan diri ini merupakan bagian dari keputusan lebih besar untuk mundur dari delapan cabang olahraga lainnya karena kekhawatiran keamanan.

Baca juga: Janice Tjen Mengakhiri Perjalanan di US Open 2025 setelah Kalah dari Emma Raducanu

Dampak Terhadap Cabor Sepak Bola SEA Games 2025

Pengunduran diri Kamboja mengakibatkan perubahan signifikan dalam format cabor sepak bola putra pada SEA Games 2025, di mana Grup A yang sebelumnya diisi Kamboja kini hanya akan terdiri dari Thailand dan Timor Leste.

Akibat situasi ini, Federasi SEA Games kini mempertimbangkan untuk melakukan undian ulang grup, yang berpotensi mengubah penempatan Timnas U-22 Indonesia yang saat ini berada di Grup C.

Dalam grup tersebut, Indonesia saat ini bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura, namun dengan perubahan ini, peruntungannya bisa berubah.

Persiapan Timnas U-22 Indonesia

Pelatih Indra Sjafri kini menghadapi tantangan tambahan menjelang keberangkatan ke Thailand, dengan tim melakukan persiapan akhir sebelum tampil di kompetisi.

Timnas U-22 Indonesia harus siap menghadapi perubahan yang mungkin terjadi terkait grup mereka, mengingat cabor sepak bola sektor putra akan dimulai lebih awal pada 3 Desember.

Dengan pengunduran Kamboja, kompetisi akan diikuti oleh sembilan negara, yang berarti bentuk grup perlu disesuaikan untuk memastikan semua tim terakomodasi dengan baik.

Baca juga: Persib Bandung Resmi Perkenalkan Dua Pemain Baru: Federico Barba dan Thom Haye

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU