Olahraga sering dianggap sebagai pendorong vitalitas, tetapi bagaimana jadinya jika latihan dilakukan saat kurang tidur? Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga dengan kondisi tiduran yang tidak mencukupi dapat berimplikasi serius pada kesehatan fisik dan mental.
Baca juga: Novak Djokovic Melangkah ke Semifinal US Open 2025 Setelah Kalahkan Taylor Fritz
Dari performa fisik yang menurun hingga masalah kognitif yang serius, ada banyak faktor yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk berolahraga ketika jam tidur masih menjadi pertanyaan.
Dampak Fisik dari Kurang Tidur Saat Berolahraga
Olahraga memerlukan energi dan konsentrasi, dua hal yang terganggu saat tidur tidak cukup. Kurang tidur membuat tubuh tidak mampu memulihkan diri secara optimal, yang berisiko meningkatkan cedera.
Penelitian menunjukkan penurunan daya tahan fisik dan sportivitas. Menurut Dr. Christopher Winter, seorang spesialis tidur, "Kekurangan tidur dapat mengakibatkan pengurangan kekuatan otot dan stamina."
Menghadapi latihan berat ketika stamina rendah bisa berakibat pada hasil latihan yang tidak memuaskan dan dapat menyebabkan cedera yang tidak diinginkan.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens dari Royal Antwerp
Masalah Kognitif dan Mental
Tidur berperan penting dalam fungsi otak. Ketika kurang tidur, kemampuan seperti pengambilan keputusan, fokus, dan koordinasi dapat terganggu.
Saat mengikuti kelas yoga atau latihan kettlebell, kehilangan konsentrasi bisa menghambat kinerja. Dr. Michael Breus, seorang psikolog tidur, menyatakan, "Tidur yang kurang dapat membuat seseorang menjadi lebih pelupa dan tidak mampu berkonsentrasi."
Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memengaruhi kualitas hidup dan kesehatan mental, meningkatkan rasa stres dan kecemasan.
Rekomendasi untuk Olahraga Sehat
Jika merasa kurang tidur, lebih baik untuk menunda aktivitas fisik berat. Mendalami aktivitas ringan seperti berjalan santai bisa bermanfaat untuk menjaga tubuh tetap bergerak tanpa memberi tekanan berlebih.
Perhatikan juga jadwal tidur. National Sleep Foundation merekomendasikan agar orang dewasa tidur antara 7-9 jam setiap malam agar tubuh berfungsi optimal saat berolahraga.
Pemulihan sama pentingnya dengan latihan. Tanpa cukup istirahat, hasil dari olahraga pun akan kurang memuaskan.
Baca juga: Miliano Jonathans Siap Bela Timnas Indonesia Setelah Proses Pemindahan Kewarganegaraan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: