Saat melakukan latihan fisik ringan, beberapa orang bisa merasakan lonjakan detak jantung yang cepat. Fenomena ini sering kali mengejutkan, terutama bagi mereka yang baru saja memulai aktivitas olahraga.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia
Bukan hanya pemula, praktisi olahraga berpengalaman pun terkadang mengalami hal ini. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai penyebab di balik meningkatnya detak jantung saat berolahraga.
Respons Tubuh Terhadap Aktivitas Fisik
Saat tubuh berolahraga, permintaan oksigen meningkat untuk menyuplai otot-otot yang bekerja. Jadi, jantung akan memompa darah lebih banyak untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh.
Dalam proses ini, otak melakukan peranan penting dengan mengirim sinyal untuk meningkatkan detak jantung sesuai dengan kebutuhan oksigen yang meningkat.
Baca juga: Janice Tjen Mengakhiri Perjalanan di US Open 2025 setelah Kalah dari Emma Raducanu
Faktor-faktor yang Memengaruhi Detak Jantung
Beberapa faktor berperan dalam menentukan cepatnya detak jantung, termasuk usia dan tingkat kebugaran individu. Emosi juga turut berkontribusi, seperti saat seseorang merasa stres atau penuh semangat saat berolahraga.
Contohnya, mereka yang jarang berlatih biasanya mengalami lonjakan detak jantung yang lebih dramatis dibandingkan dengan mereka yang konsisten melakukan olahraga.
Manfaat dari Peningkatan Detak Jantung
Meskipun terasa ekstrem, kenaikan detak jantung saat berolahraga sebenarnya merupakan indikasi positif. Ini menunjukkan bahwa sistem kardiovaskular bekerja dengan baik untuk mengatur aliran darah.
Latihan ringan yang bikin detak jantung meningkat bisa merangsang kapasitas jantung, menjadikannya lebih kuat seiring waktu dan mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: