Latihan kekuatan bisa menjadi metode efektif untuk membangun massa otot dan menjaga kebugaran. Namun, teknik yang tidak tepat justru dapat meningkatkan risiko cedera secara signifikan.
Baca juga: Transfer Alexander Isak ke Liverpool: Langkah Strategis The Reds
Kesalahan dalam posisi atau gerakan saat berlatih bisa mengakibatkan berbagai masalah, mulai dari nyeri otot ringan hingga cedera yang lebih serius. Oleh karena itu, penting untuk memahami potensi bahaya yang dapat muncul jika teknik tidak diperhatikan.
Dampak Cedera Akibat Teknik Salah
Latihan kekuatan tanpa penguasaan teknik yang benar dapat menimbulkan berbagai jenis cedera. Salah satu contohnya adalah cedera pada punggung bawah yang sering terjadi akibat posisi yang salah saat mengangkat beban.
Menurut penelitian, sekitar 70% cedera olahraga disebabkan oleh teknik yang tidak tepat. Ini mengindikasikan pentingnya menguasai gerakan sebelum terlibat dalam latihan beban berat.
Baca juga: Janice Tjen Cetak Sejarah di US Open 2025 dengan Mengalahkan Veronika Kudermetova
Pengaruh Performa dan Hasil Latihan
Menggunakan teknik yang salah tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga dapat berdampak pada efisiensi latihan. Tanpa teknik yang tepat, hasil dari setiap sesi latihan tidak bisa dioptimalkan.
Contohnya, jika latihan squat dilakukan dengan punggung membungkuk, tidak hanya akan mengurangi beban yang dapat diangkat, tetapi juga meningkatkan risiko cedera pada lutut.
Cara Mencegah Cedera Saat Berlatih
Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk memastikan latihan kekuatan dilakukan dengan aman. Pertama, melakukan pemanasan yang cukup adalah kunci untuk mencegah otot menjadi kaku.
Selanjutnya, disarankan untuk belajar dari pelatih atau memanfaatkan video tutorial yang memberikan panduan teknik yang tepat. Pemakaian cermin selama latihan dapat membantu untuk memantau posisi tubuh.
Baca juga: Kylian Mbappe Berperan Penting dalam Kemenangan Real Madrid atas Real Oviedo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: